Tampilkan postingan dengan label Sungai Pusur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sungai Pusur. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 April 2017

Antara RTP, Bunga Telang dan WKP

Dari judulnya, ini udah cocok nih jadi judul sinetron jajaja. 

Teman-teman RTP dan RTPA biasa nongkrong di warung. Kopi itu opsi pertama. Pilihan berikutnya adalah kombucha bunga telang. 


Pengaturan kunjungan tamu yg bertubing di Sungai Pusur menjadi topik rutin. Semakin banyak wisatawan yg memang sengaja minta agar hidangan plecing dan pecel krokot kenikir di WKP dimasukkan dalam agenda perjalanan. Apalagi suguhan teh biru bunga telang dan joker yogurt kelor menjadi daya tarik besar.

Obrolan Sabtu pagi 1 April 2017 ini, persiapan tubing untuk liputan DAAI TV. Mas Nungki segera menyiapkan temans RTP yg disanggupi nanti siang jam 2 akan siap diljiput. Wah udah bulak-balik aja Mas-Mas-nya ini masuk tipi haha. 

Gak penting orangnya ngetop, yang penting Sungai Pusur-nya semakin dikenal publik begitu celoteh diantara persiapan bertubing.

Dari kegiatan rutin menemani tamu bertubing di Sungai Pusur, maka komunitas Sungai Pusur ini berlatih menjadi satu organisasi. Berserikat dan berkumpul untuk mencapai satu tujuan. Memang perlu berlatih. Yang namanya komunitas khan memang melibatkan banyak orang. Mencoba mengerti apa ketertarikan anggota komunitas lainnya. 

Selasa, 17 Januari 2017

Ngobrol Malam Sungai Pusur RTP

River Tubing Pusur.
Orang datang ke warung kopi yah mau ngopi, ngeteh biru bunga telang, ngombucha (istilah baru untuk menikmati kombucha bunga telang). Plus ngenet.  Bisa juga nyeblak (menu mie seblak yg dimasak tanpa mecin dan kerupuknya dibuat tanpa boraks) dan telor tubing (hadeuhh apaan lagi ini). Telor tubing adalah telur ceplok rebus yg dimasak kuah ciyee ciyeee temenan sama para penubing di Sungai Pusur jadi deh menu 'telur tubing'. Cerita telur tubing di postingan yg lain yah.

Kali Pusur (Maret 2016)
Kali Pusur adalah bagian dari / sub-DAS Pusur.
Melewati beberapa daerah administrasi, Kecamatan Polanharjo misalnya.

Komunitas Muda Pecinta Sungai River Tubing Pusur - RTP.

Persoalan yg dihadapi Kali Pusur adalah sedimentasi kerusakan infrastruktur irigasi, beberapa artikel  populer lawas menuliskan soal ini. Berikut kutipannya.

Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pengguna Air (GP3A) Daerah Irigasi Bogor, Kecamatan Juwiring, Sumartono, saat ditemui di salah satu rumah makan di Klaten, Selasa (3/2/2015). Dia menyebut sedimentasi pada bagian bendungan saat ini mencapai tiga meter. Kondisi itu membuat cekungan yang ada pada bendungan tak bisa dimanfaatkan untuk menampung air yang digunakan sebagai irigasi.

Selain persoalan sedimentasi pada bagian bendungan, Sumartono menjelaskan kerusakan infrastruktur di sepanjang DAS yang digunakan untuk irigasi sawah di 48 desa di lima kecamatan tersebut membuat debit air pada bagian hilir berkurang.

Di bagian hulu, aliran irigasi dipakai untuk perikanan. Aliran dibobol. Kerusakan fisik mencapai 70%, perbaikan saluran tersier, sekunder, primer terus dilakukan kata Heru Hendrayana dari Teknik Geologi, FT UGM. Begitu juga pemeliharaan pintu air kata Kabid SDA PU Klaten, Harjaka. Sampah rumah tangga menyumbang tumpukan sedimentasi di bendungan.


Jangan sampe kurang ngobrol biar gak doyong Kak. 
Kalau mau ngomong list kerusakan dan salah-salahan sih daftarnya akan terus nambah panjang. Menyelamatkan dunia dalam satu malam, ya makanya ada film super heroes lawhh ahh.

Manusia normal masyarakat publik umum seperti kita semua bisa melakukan sesuatu bareng-bareng dan kecil, sederhana, tidak mahal, semua orang bisa. Pilih saja. Misalnya berikut ini atau ide lain yg anda miliki, silakan dibuat nyata.

Tidak mengeluh saja soal sampah apalagi hanya kuman-komen seputaran sedimentasi Sungai Pusur, tapi memang berbuat sesuatu yg nyata di rumah dan warung tempat kita tinggal. Anda? Berikut daftar ide:
  • sampah rumah tangga dipilah sejak dari dapur. sampah organik buang ke lobang galian, masukkan ke keranjang kompos takakura, diolah fermentasi menjadi pupuk cair dan cairan pengepel lantai. Kontak Yusup Martani untuk info seputaran fermentasi, 0813-1780-5953. martanipangansehat.blogspot.com.
  • mulung sampah plastik di Sungai Pusur dilakukan teratur oleh kawans River Tubing Pusur dan River Tubing Pusur 2 (menyesuaikan nama IG-nya). Minggu ke-3 setiap bulannya. Kontak Muklis 0856-4748-7604 dan Iwan 0856-4748-7060 untuk info soal jadwal mulung pusur.
  • plastik, kertas, layak kreasi, logam/kaca dipisahkan. Mas Agus dan Mbak Ami dari LESTARI menyediakan keranjang-keranjang cantik yg pas untuk kategori sampah-sampah ini. Sudah dipraktekkan pengolahan aneka sampah menjadi hiasan dll, di beberapa desa di Kecamatan Polanharjo, Klaten. Kontak Agus Ami 0856-4338-4668.
  • buat eco bricks. masukkan sampah plastik ke dalam botol bekas minuman. gunakan kayu untuk menekan agar sampah terpadatkan. botol berisi sampah plastik akan mengeras, siap dibuat batu-bata atau kreasi lainnya. Info di link berikut http://www.ecobricks.org
Jangan Lupa Bahagia Kak.
Komunitas River Tubing Pusur mengelola wisata sungai yg disebut river tubing. Perosotan mengikuti arus sungai menggunakan ban dalam mobil. Senang dan bahagia bermain air sekaligus mengangumi ciptaan Sang Kuasa. Merasakan jernihnya air sungai jadi memahami dan berhati-hati berperilaku harian. 

Kontak Muklis 0856-4748-7604 dan Iwan 0856-4748-7060 untuk info River Tubing Pusur.

Kamis, 05 Januari 2017

Ini Wader


Ketik ikan wader di google. Ikan wader untuk ibu hamil, itu salah-satu yg muncul. Aneh. Ada apa antara ikan wader dan ibu hamil? Kenapa wader banyak di Polanharjo?

Memancing Ikan Wader
Mudah sekali melihat pemandangan orang duduk di pinggir sungai, pinggir kolam bahkan pinggir selokan kali kecil. Sebagian dari mereka mengakui aktivitas memancing sebagai hobi, mengisi waktu luang dan menghilangkan kejenuhan, menenangkan pikiran. Ada juga yg menjadikan mancing sebagai aktivitas harian untuk mencari lauk keluarga untuk hari itu. 

Seorang bapak terlihat berjongkok di pinggiran lapangan Polan dekat WKP. Sedang mencari laron katanya. Saya menawarkan laron yg kami tangkap tadi malam dengan cara menaruh air di baskom. Saya mencari laron yg mati di atas rerumputan jelas si bapak. Bagus untuk pakan pancing. 

Ikan Wader
Ikan wader merupakan jenis ikan kecil dari suku Cyprinidae. Beberapa spesies ikan wader yang dikenal adalah wader pari (lunjar padi), wader bintik dua, dan beberapa jenis lain yang biasa disebut dengan wader saja. Ikan yang sering dikonsumsi lantaran memiliki rasa gurih ini biasa menempati danau dan sungai, bahkan selokan yang berair jernih. 

Di seluruh dunia diperkirakan terdapat lebih dari seratus jenis (spesies) wader dari sekitar belasan genus. Jenis lain dari ikan wader dapat berwarna merah dan kuning keperakan, namun semua memiliki ciri yang sama yaitu adanya bintik hitam di bagian bawah tubuhnya. 

Gizi Tinggi Ikan Wader
Ikan Wader merupakan ikan air tawar yang mempunyai nilai gizi tinggi. Ikan wader mengandung:

Kandungan Gizi per 100 gram
Kalori 84
Protein (gr) 14,8
Lemak (gr) 2,3
Kolesterol (mg) 58
Zat Besi (mg) 0,3

Kandungan gizi ikan wader sama dengan kandungan gizi ikan lele, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi baik itu anak-anak, dewasa bahkan baik untuk ibu hamil dan menyusui.

Wader di Warung Kata Pusur
Karena biasa didapat di alam bebas perairan jernih, ikan wader dianggap tidak mengandung merkuri. Sehingga baik untuk perkembangan janin ibu hamil dan menyusui. 

Digoreng kering, cocol sambal. Di WKP kami biasa ada yg nganterin nih ikan wader hasil pancingan beberapa kawans. Kalau anda beruntung, bolehlah mencicip ikan lokal begini. Biasa juga sih kalau hari pasaran, ada yg jual ikan wader di Pasar Cokro.

Misalnya, ikan wader disajikan gaya sushi atau apalah pokoknya jangan melulu digoreng, bisa gak yahhhh ngayal. Kalau benar tidak mengandung merkuri, khan bagus dong dipikirkan bagaimana cara pengolahan lanjutannya. Tanya kakak-kakak lulusan Tekpang ahhhh.


Rabu, 07 Desember 2016

Sharing Mengolah Susu Menjadi Yoghurt di Kelurahan Desa Polan

Rabu tanggal 7 Desember kemarin Tim Warung Kata Pusur diundang oleh ibu-ibu Kelurahan Desa Polan, Klaten untuk berbagi pengetahuan mengenai cara mengolah susu menjadi yoghurt dalam acara arisan PKK Kelurahan Polan. Kami diundang oleh Ibu Anisa tetangga belakang Warung KaTa yang sebelumnya beberapa kali berkunjung ke warung dan tertarik untuk mengundang kami untuk sharing mengenai pengolahan pangan dalam acara arisan PKK Kelurahan Desa Polan.

Fahmi Berbagi Pengetahuan Cara Membuat Yoghurt di Balai Desa Polan, Polanharjo.

      Rabu pagi pukul 07.00 kami membeli susu sapi segar di KUD Jatinom  sebanyak 2 liter sebagai bahan dasar untuk membuat yoghurt. Acara arisan sendiri dimulai pukul 13.00, oleh sebab itu kami sudah harus menyiapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan sebelum acara dimulai. Alat dan bahan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :

Bahan :
* Susu Sapi Segar 2 Liter
* Yoghurt Plain 400 ml
* Air

Alat :
* Kompor 1 Buah
* Panci 2 Buah
* Sotil Kayu 1 Buah
* Toples Kaca Besar  1 Buah

Kami sampai di Balai Desa pukul 14.00 ketika arisan sudah memasuki penghujung acara, kami disediakan waktu sekitar 30 menit untuk melakukan demo mengolah susu menjadi yoghurt. Memang dalam membuat yoghurt tidak membutuhkan waktu yang lama, hanya saja untuk menunggu untuk menjadi yoghurt sepenuhnya membutuhkan waktu sehari. Cara membuatnya adalah sebagai berikut :

1. Rebus Toples Kaca Besar selama 15 menit, ini berfungsi untuk mematikan kuman yang menyebabkan kontaminasi pada yoghurt, karena toples ini akan dijadikan wadah fermentasi susu menjadi yoghurt selain itu juga dapat menjadi wadah penyimpanan dan memperpanjang umur simpan
2. Sembari memanaskan toples, panaskan juga susu sapi segar hingga suhu 80° C (jika tidak ada thermometer, panaskan sampai susu berasap dan jangan sampai mendidih karena akan merusak protein susu). Panaskan susu selama 3 menit lalu dinginkan sambil diaduk dengan sotil sampai suhu ruang.
3. Setelah susu dingin, campurkan susu dengan yoghurt plain. Yoghurt plain ini berfungsi sebagai starter karena dalam yoghurt plain mengandung bakteri yang dapat memfermentasi susu menjadi yoghurt.
4. Setelah dicampur, tuang kedalam toples kaca yang sudah direbus tadi. Kemudian simpan pada ruangan yang terhindar dari sinar matahari langsung, dan tunggu sampai keesokan pagi/siang.
5. Cek tekstur yoghurt keesokan harinya, jika kekentalannya belum merata, simpan kembali beberapa saat. Jika sudah, yoghurt siap dikonsumsi.

      Acara berakhir pukul 15.00, sesuai dengan alokasi waktu yang diberikan. Terimakasih ibu-ibu yang sudah memberikan kesempatan kami untuk berbagi, semoga bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Jumat, 02 Desember 2016

Yoghurt Kelor dan Bunga Telang

Yoghurt adalah produk yang dibuat dari susu melalui proses fermentasi bakteri asam laktat, Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus (Collins, dkk, 1992). Yoghurt sangat baik untuk kesehatan, terutama untuk menjaga keasaman lambung dan dapat menekan pertumbuhan bakteri patogen di usus.


Kelor atau merunggai (Moringa oleifera) adalah sejenis tumbuhan dari suku Moringaceae. Tumbuhan ini memiliki ketinggian batang 7—11 meter.[1] Daun kelor berbentuk bulat telur dengan ukuran kecil-kecil bersusun majemuk dalam satu tangkai, dapat dibuat sayur atau obat. Bunganya berwarna putih kekuning-kuningan dan tudung pelepah bunganya berwarna hijau; bunga ini keluar sepanjang tahun dengan aroma bau semerbak.[1] Buah kelor berbentuk segitiga memanjang yang disebut kelentang, juga dapat disayur.
Nama umum Indonesia: Kelor, limaran (Jawa) Inggris : Moringa, ben-oil tree, clarifier tree, drumstick tree Melayu : kalor, merunggai, sajina Vietnam : Chùm ngây Thailand : ma-rum Pilipina : Malunggay.
Bagaimana jika yoghurt dicampur kelor? Jadinya YOKER, yoghurt kelor sebut saja begitu.
Sabtu, 3 Desember pagi akan diperagakan cara membuat yoghurt dan yoker oleh Mas Chandra dan Mbak Dina dari Yoghurt Fabio Jogja. Pinarak Warung KaTa Pusur. Pinarak.
Kontak Yusup 0813.1780.5953 untuk detil info dan reservasi.


Kamis, 17 November 2016

River Tubing Pusur

Perkenalan kami dengan temans RTP (River Tubing Pusur) berawal saat beroperasi Warung KaTa Pusur dimulai awal November 2016 lalu. Sekumpulan anak muda dimotori oleh Mas Iwan, Nungki dkk yg menghabiskan masa kecilnya bermain di Sungai Pusur. Ingin melestarikan sungai dengan cara uniknya, yg tetep fun, dipilihlah kegiatan wisata tubing.

Sungai semakin kotor karena orang buang sampah plastik ke sungai. Plus kebiasaan untuk membuang buangan jamban ke sungai. Mendorong agar publik kembali menghormati sungai hidup selaras alam melalui wisata sungai, menjadi tantangan kita semua.


River Tubing Pusur
Rafting tuh pake perahu. Kayaking pake kayak. Tubing pake tube (ban dalam mobil). Kayaknya sih begitu pengertian ala-ala-nya. Idealnya namanya 'ngeban' aja yah atau 'banning' haha.

Apakah arus Sungai Pusur selalu tenang. Seperti juga kehidupan, ada aja riak yg membuat ban yg anda tumpangi kejungkel-jungkel. Katanya sih disitu letak pacu adrenalinnya. Selain beberapa opsi misalnya meluncur dari ketinggian Dam Polan. So mystique mengambang di air sungai di bawah rindangnya pohon bambu sekitaran sungai, komentar seorang peserta tubing. Saat melewati Jembatan Polan, nah deket tuh WKP dari situ. Gak ada tangga sih naek ke atas hihi.  

Book dulu kalau mau nubing kata Muklis. Kita bisa persiapkan alat-alat keamanan, ban, mobil menuju lokasi dan penjemputannya, break pisang dan teh hangat (paket 40rb), termasuk photos, makan nasi dan kelapa muda (paket 60rb).   

Mencapai Sungai Pusur
Menurut google map, jarak dari Tugi Jogja ke Warung KaTa Pusur / pangkalan River Tubing Pusur adalah 50 km (bagus banget angkanyah). 1,5 jam lah kurleb. Kalau dari Solo, 25 km. 

Basecamp RTP terletak di Dusun Jragan, Desa Wangen, Polanharjo, 200 meter dari Warung KaTa Pusur (http://warungkatapusur.blogspot.co.id/2016/12/warungkatapusur.html). Titik pertama turun tubing terletak di Dusun Ploso, berjarak 300 meter dari WKP. Peserta akan diangkut menggunakan mobil pick up terbuka menuju titik turun pertama.

Rute Tugu Jogja ke RTP/WKP. Abaikan blue dot (Martani Tulung, Kalasan).

Ada banyak cara mengekspresikan diri untuk mencintai sungai. Pilih yg anda suka dan sesuai dengan kondisi. Safety first tentunya.

Kontak Muklis RTP = 0856.4748.7604 atau Yusup WKP = 0813.1780.5953 untuk detil info.


Blog River Tubing Pusur: