Tampilkan postingan dengan label river tubing pusur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label river tubing pusur. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 April 2017

Antara RTP, Bunga Telang dan WKP

Dari judulnya, ini udah cocok nih jadi judul sinetron jajaja. 

Teman-teman RTP dan RTPA biasa nongkrong di warung. Kopi itu opsi pertama. Pilihan berikutnya adalah kombucha bunga telang. 


Pengaturan kunjungan tamu yg bertubing di Sungai Pusur menjadi topik rutin. Semakin banyak wisatawan yg memang sengaja minta agar hidangan plecing dan pecel krokot kenikir di WKP dimasukkan dalam agenda perjalanan. Apalagi suguhan teh biru bunga telang dan joker yogurt kelor menjadi daya tarik besar.

Obrolan Sabtu pagi 1 April 2017 ini, persiapan tubing untuk liputan DAAI TV. Mas Nungki segera menyiapkan temans RTP yg disanggupi nanti siang jam 2 akan siap diljiput. Wah udah bulak-balik aja Mas-Mas-nya ini masuk tipi haha. 

Gak penting orangnya ngetop, yang penting Sungai Pusur-nya semakin dikenal publik begitu celoteh diantara persiapan bertubing.

Dari kegiatan rutin menemani tamu bertubing di Sungai Pusur, maka komunitas Sungai Pusur ini berlatih menjadi satu organisasi. Berserikat dan berkumpul untuk mencapai satu tujuan. Memang perlu berlatih. Yang namanya komunitas khan memang melibatkan banyak orang. Mencoba mengerti apa ketertarikan anggota komunitas lainnya. 

Minggu, 29 Januari 2017

Anarkisme di Komunitas River Tubing Pusur

Anarkisme atau dieja anarkhisme adalah ... mengutip dari Wikipedia.

Secara spesifik pada sektor ekonomi, politik, dan administratif, Anarki berarti koordinasi dan pengelolaan, tanpa aturan birokrasi yang didefinisikan secara luas sebagai pihak yang superior dalam wilayah ekonomi, politik dan administratif (baik pada ranah publik maupun privat).

Obrolan soal komunitas pecinta sungai dan model filsafat politik anarkisme menjadi obrolan warung kopi kami sore itu. Ngalor ngidul plus becanda dan tentunya seblak menjadi syarat lancarnya obrolan. Ngobrol terus yo cuapek to Mas. Ngombe sek .... 


29 Jan 2017. Ngobrol sore RTP di WKP.



Pada 16 Januari beberapa anggota komunitas RTP berkumpul di WKP.

16 Jan 2016. Ngobrol malam RTP di WKP.






Kamis, 26 Januari 2017

Malam Ide Common Good IFI LIP Jogja

Bersinergi tuh asiknya begini nih. Ada yg mau direpotin jadi host, ada yg mau datang berbagi, ada yg mau datang mendengarkan. 


Materi terkait Common Goods disampaikan Rita Mustikasari mewakili Warung KaTa Pusur - Martani - River Tubing Pusur Community.




x


Dukungan Ibu dan Bapak Carik Desa Polan, Polanharjo. 

Selasa, 17 Januari 2017

Ngobrol Malam Sungai Pusur RTP

River Tubing Pusur.
Orang datang ke warung kopi yah mau ngopi, ngeteh biru bunga telang, ngombucha (istilah baru untuk menikmati kombucha bunga telang). Plus ngenet.  Bisa juga nyeblak (menu mie seblak yg dimasak tanpa mecin dan kerupuknya dibuat tanpa boraks) dan telor tubing (hadeuhh apaan lagi ini). Telor tubing adalah telur ceplok rebus yg dimasak kuah ciyee ciyeee temenan sama para penubing di Sungai Pusur jadi deh menu 'telur tubing'. Cerita telur tubing di postingan yg lain yah.

Kali Pusur (Maret 2016)
Kali Pusur adalah bagian dari / sub-DAS Pusur.
Melewati beberapa daerah administrasi, Kecamatan Polanharjo misalnya.

Komunitas Muda Pecinta Sungai River Tubing Pusur - RTP.

Persoalan yg dihadapi Kali Pusur adalah sedimentasi kerusakan infrastruktur irigasi, beberapa artikel  populer lawas menuliskan soal ini. Berikut kutipannya.

Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pengguna Air (GP3A) Daerah Irigasi Bogor, Kecamatan Juwiring, Sumartono, saat ditemui di salah satu rumah makan di Klaten, Selasa (3/2/2015). Dia menyebut sedimentasi pada bagian bendungan saat ini mencapai tiga meter. Kondisi itu membuat cekungan yang ada pada bendungan tak bisa dimanfaatkan untuk menampung air yang digunakan sebagai irigasi.

Selain persoalan sedimentasi pada bagian bendungan, Sumartono menjelaskan kerusakan infrastruktur di sepanjang DAS yang digunakan untuk irigasi sawah di 48 desa di lima kecamatan tersebut membuat debit air pada bagian hilir berkurang.

Di bagian hulu, aliran irigasi dipakai untuk perikanan. Aliran dibobol. Kerusakan fisik mencapai 70%, perbaikan saluran tersier, sekunder, primer terus dilakukan kata Heru Hendrayana dari Teknik Geologi, FT UGM. Begitu juga pemeliharaan pintu air kata Kabid SDA PU Klaten, Harjaka. Sampah rumah tangga menyumbang tumpukan sedimentasi di bendungan.


Jangan sampe kurang ngobrol biar gak doyong Kak. 
Kalau mau ngomong list kerusakan dan salah-salahan sih daftarnya akan terus nambah panjang. Menyelamatkan dunia dalam satu malam, ya makanya ada film super heroes lawhh ahh.

Manusia normal masyarakat publik umum seperti kita semua bisa melakukan sesuatu bareng-bareng dan kecil, sederhana, tidak mahal, semua orang bisa. Pilih saja. Misalnya berikut ini atau ide lain yg anda miliki, silakan dibuat nyata.

Tidak mengeluh saja soal sampah apalagi hanya kuman-komen seputaran sedimentasi Sungai Pusur, tapi memang berbuat sesuatu yg nyata di rumah dan warung tempat kita tinggal. Anda? Berikut daftar ide:
  • sampah rumah tangga dipilah sejak dari dapur. sampah organik buang ke lobang galian, masukkan ke keranjang kompos takakura, diolah fermentasi menjadi pupuk cair dan cairan pengepel lantai. Kontak Yusup Martani untuk info seputaran fermentasi, 0813-1780-5953. martanipangansehat.blogspot.com.
  • mulung sampah plastik di Sungai Pusur dilakukan teratur oleh kawans River Tubing Pusur dan River Tubing Pusur 2 (menyesuaikan nama IG-nya). Minggu ke-3 setiap bulannya. Kontak Muklis 0856-4748-7604 dan Iwan 0856-4748-7060 untuk info soal jadwal mulung pusur.
  • plastik, kertas, layak kreasi, logam/kaca dipisahkan. Mas Agus dan Mbak Ami dari LESTARI menyediakan keranjang-keranjang cantik yg pas untuk kategori sampah-sampah ini. Sudah dipraktekkan pengolahan aneka sampah menjadi hiasan dll, di beberapa desa di Kecamatan Polanharjo, Klaten. Kontak Agus Ami 0856-4338-4668.
  • buat eco bricks. masukkan sampah plastik ke dalam botol bekas minuman. gunakan kayu untuk menekan agar sampah terpadatkan. botol berisi sampah plastik akan mengeras, siap dibuat batu-bata atau kreasi lainnya. Info di link berikut http://www.ecobricks.org
Jangan Lupa Bahagia Kak.
Komunitas River Tubing Pusur mengelola wisata sungai yg disebut river tubing. Perosotan mengikuti arus sungai menggunakan ban dalam mobil. Senang dan bahagia bermain air sekaligus mengangumi ciptaan Sang Kuasa. Merasakan jernihnya air sungai jadi memahami dan berhati-hati berperilaku harian. 

Kontak Muklis 0856-4748-7604 dan Iwan 0856-4748-7060 untuk info River Tubing Pusur.

Kamis, 17 November 2016

River Tubing Pusur

Perkenalan kami dengan temans RTP (River Tubing Pusur) berawal saat beroperasi Warung KaTa Pusur dimulai awal November 2016 lalu. Sekumpulan anak muda dimotori oleh Mas Iwan, Nungki dkk yg menghabiskan masa kecilnya bermain di Sungai Pusur. Ingin melestarikan sungai dengan cara uniknya, yg tetep fun, dipilihlah kegiatan wisata tubing.

Sungai semakin kotor karena orang buang sampah plastik ke sungai. Plus kebiasaan untuk membuang buangan jamban ke sungai. Mendorong agar publik kembali menghormati sungai hidup selaras alam melalui wisata sungai, menjadi tantangan kita semua.


River Tubing Pusur
Rafting tuh pake perahu. Kayaking pake kayak. Tubing pake tube (ban dalam mobil). Kayaknya sih begitu pengertian ala-ala-nya. Idealnya namanya 'ngeban' aja yah atau 'banning' haha.

Apakah arus Sungai Pusur selalu tenang. Seperti juga kehidupan, ada aja riak yg membuat ban yg anda tumpangi kejungkel-jungkel. Katanya sih disitu letak pacu adrenalinnya. Selain beberapa opsi misalnya meluncur dari ketinggian Dam Polan. So mystique mengambang di air sungai di bawah rindangnya pohon bambu sekitaran sungai, komentar seorang peserta tubing. Saat melewati Jembatan Polan, nah deket tuh WKP dari situ. Gak ada tangga sih naek ke atas hihi.  

Book dulu kalau mau nubing kata Muklis. Kita bisa persiapkan alat-alat keamanan, ban, mobil menuju lokasi dan penjemputannya, break pisang dan teh hangat (paket 40rb), termasuk photos, makan nasi dan kelapa muda (paket 60rb).   

Mencapai Sungai Pusur
Menurut google map, jarak dari Tugi Jogja ke Warung KaTa Pusur / pangkalan River Tubing Pusur adalah 50 km (bagus banget angkanyah). 1,5 jam lah kurleb. Kalau dari Solo, 25 km. 

Basecamp RTP terletak di Dusun Jragan, Desa Wangen, Polanharjo, 200 meter dari Warung KaTa Pusur (http://warungkatapusur.blogspot.co.id/2016/12/warungkatapusur.html). Titik pertama turun tubing terletak di Dusun Ploso, berjarak 300 meter dari WKP. Peserta akan diangkut menggunakan mobil pick up terbuka menuju titik turun pertama.

Rute Tugu Jogja ke RTP/WKP. Abaikan blue dot (Martani Tulung, Kalasan).

Ada banyak cara mengekspresikan diri untuk mencintai sungai. Pilih yg anda suka dan sesuai dengan kondisi. Safety first tentunya.

Kontak Muklis RTP = 0856.4748.7604 atau Yusup WKP = 0813.1780.5953 untuk detil info.


Blog River Tubing Pusur: