Tampilkan postingan dengan label Desa Wangen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desa Wangen. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Januari 2017

Gampang Membuat Telur Asin Sendiri

Ada beberapa cara membuat telor asin, bisa menggunakan larutan garam, adonan garam, dan campuran garam dengan batu bata. Telur asin yang kami buat menggunakan cara yang pertama, yaitu dengan larutan garam. Kami memilih cara itu karena mudah dan murah dibanding menggunakan batu bata.

Begini cara membuatnya:

Bahan :

  • Telor bebek
  • Garam Krosok (butiran kasar bisa dibeli di pasar-pasar dalam bentuk kemasan plastik)
  • Air


Alat :
  • Toples Plastik
  • Amplas halus
Cara membuat:
  1. Cuci dan amplas telur hingga bersih
  2. Siapkan air dalam toples plastik, masukkan garam, aduk sampai garam tidak larut lagi (atau sampai telur mengambang bila dimasukkan kedalam larutan garam tersebut)
  3. Masukkan telur kedalam toples plastik
  4. Tutup rapat toples
  5. Simpan sampai kurang lebih 10 hari
Mengamplas telor bebek
Sekilas tak ada yang istimewa dengan telur asin yang kami buat, hanya dengan larutan garam bisa membuat telur asin yang enak. Tapi ada hal yang menarik yang membuat telur asin kami begitu spesial, yaitu bahan telor bebek yang kami pilih berasal dari bebek yang diangon. Mengapa? ini berkaitan terhadap kualitas telur yang dihasilkan dengan makanan yang dikonsumsi oleh bebek. Bebek yang diangon akan memilih dan mengatur makanannya sendiri agar cukup untuk memproduksi telur. sebaliknya jika bebek yang dikandangkan, makanannya atau nutrisinya diatur oleh manusia/si pemilik bebek, apalagi cuma dikasih dedak dengan jumlah banyak, jangan harap mendapatkan kualitas telur yang bagus, jumlahnya pun sangat sedikit karena bebek menjadi kegemukan dan sulit untuk bertelur.

Tentunya asal bebek ini masih disekitaran warung kami, karena kembali kepada misi kami yaitu memanfaatkan potensi pangan disekitar warung. Setiap hari gerombolan bebek lewat didepan warung kami, pemandangan yang cukup menggemaskan haha melihat bebek-bebek berbaris rapi sambil diarahkan oleh pemiliknya

Bebek-bebek yang diangon

Sabtu, 10 Desember 2016

Kerupuk Rambak Tanpa Boraks Apakah Mungkin?

Berkesempatan berkenalan dengan seorang artisan pangan lokal pangan sehat, tetangga di warung beda desa. Mas Rohmat dan Mbak Rina namanya. Mereka lulusan UnSoed, Universitas Jendral Sudirman di Purwokerto.

Skripsinya Mbak Rina yg lulusan Fakultas Pertanian adalah pengolahan wortel menjadi kerupuk. Setelah menikah, beliau membuat sendiri kerupuk untuk anak-anaknya. Lebih sehat ujarnya karena tidak menggunakan boraks dan MSG.


Apa beda kerupuk dan rambak?



Kerupuk Wortel Tanpa Boraks dan MSG.

Kerupuk dan Boraks


Rabu, 23 November 2016

Dompet, Kipas Cantik Buatan Perempuan Polanharjo

Perempuan memang tangguh. Diantara kesibukan memasak, mengurus anak dan rumah tangga, masih bisa berproduksi menghasilkan aneka kerajinan tangan. Di Desa Polan dan Desa Wangen di Kecamatan Polanharjo bisa mudah ditemukan ibu-ibu pengrajin dompet dan kipas. 

Tidak sulit mendapati mereka yg berkegiatan membuat dompet dan kipas. Aktivitas menjahit biasanya dilakukan di bagian depan rumah sehingga mudah dikenali saat anda melewati jalan di depan rumah penduduk pengusaha home industry. Butuh penerangan yg baik, sedangkan jendela biasanya berada di bagian depan di rumah-rumah ukuran tipe 36 m2.


Mereka biasa membuat dompet dan kipas berdasarkan pesanan. Kodian jumlahnya. Setiap hari Jumat seorang middle man akan datang membawa barang pesanan. Bisa dua kodi per minggunya ujar seorang pengrajin dompet. Saat musim hajatan, kami biasa kerja lembur memenuhi pesanan suvenir. Sudah dicetak nama penganten di bagian dalam dompet atau di atas kain yg dipakai untuk kipas.

Mau beli satuan juga boleh. Sepuluh ribu untuk satu paket dompet yg terdiri dari tiga ukuran berbeda. Di gambar 1, dompet biru di bagian bawah adalah satu serial. Dompet kecil dimasukkan ke dompet sedang, dimasukkan ke dompet berukuran lebih besar. Tempat pensil dijual seharga lima ribu. Ini sisaan pesanan. Kalau mau pesan dengan desain dan jenis kain sendiri, boleh juga. Saya belajar sendiri membuat dompet ini ujar seorang ibu yg merantau dari daerah Kuningan, Jawa Barat. 



Pembagian tugas terjadi. Seorang ibu bertugas hanya menempel kain ke plastik yg ukurannya sudah ditentukan. Menjahit bagian pinggiran sekeliling plastik berkain. Menyetor kepada si penjahit dompet yg akan menambahkan risleting dan melakukan pengerjaan akhir memastikan semua berfungsi sesuai pesanan.

Uangnya untuk jajan anak ujar seorang ibu.



Perempuan-perempuan top!