Tampilkan postingan dengan label yogurt. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yogurt. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Desember 2016

KUD Jatinom

Sebuah anugerah tinggal di desa dekat dengan kawasan peternakan sapi. Hanya 20 menit berkendara dari Warung KaTa Pusur lokasi KUD Jatinom yg salah-satu unit usahanya berjualan susu sapi segar dari 700 anggotanya.



Para peternak dan pengumpul susu sapi akan menyetorkan hasil perahannya pada pagi dan siang hari. Aktivitas bongkar muat bisa kita lihat saat mengunjungi KUD Jatinom.


Masyarakat sekitar bisa membeli susu segar langsung saat bongkar-muat dilakukan. Rp. 5000/liter. Saat kami membeli susu sapi, setidaknya ada 10 orang yg datang membawa botol dan gelas minuman, mengisi ulangnya dengan susu sapi segar. 

Dihangatkan sebentar komentar seorang ibu sebelum diberikan ke anak-anaknya. Lebih murah daripada beli susu kardus, tambahnya.


Kami ikut mengantri membeli 5 liter susu untuk demo masak membuat yogurt dan mozarela hari ini. Mas Chandra dan Mbak Dina dari Fabio Yogurt siap beraksi di WKP. Yuk.

jatuh itu diperlukan agar kita bisa bangkit - HMPPI UMBY di WKP

Dua belas mahasiswa jurusan Hasil Pengolahan Pertanian yg tergabung dalam HMPPI Komsat Univesitas Mercu Buana Yogyakarta, berkunjung ke WKP pada 3 Desember 2016. Datang hujan, pulang hujan, tidak menyurutkan semangat untuk belajar. Kebetulan hari itu ada demo membuat yogurt dan mozarela oleh Mbak Dina dan Mas Chandra dari Yogurt Fabio - Momoza Mozarela.

Blog anak muda tuh asik penuh info sharing perjalanan. Kutipan asik nih. Jengkel macha diubah menjadi kelor yogurt lokal, murah, sehat. haha   

... Berawal dari kejengkelan, Pak Yusuf terhadap anak-anak muda saat ini yang lebih memilih produk impor seperti matcha dengan harha selangit. Sedang mereka tidk melihat bahwa di negeri yang mereka tempati mempunya suatu komoditi yang menyimpan potensi besar yang tidak kalah dengan produk luar negri seperti daun kelor. 

Berdasarkan hasil kunjungan yang dilakukan yoghurt dengan rasa kelor memiliki cita rasa yang tidak jauh berbeda dengan matcha, bahkan lebih enak dibanding matcha.



...
jangan malas, takut atau rasa tidak sabar dalam mencoba hal baru. Kalau kita belum mencoba kita tidak akan pernah tahu, karena jatuh itu diperlukan agar kita bisa bangkit.

.

Selasa, 01 November 2016

Pak Carik Polan

Oktober 29. Rombongan Pak Carik dan beberapa warga ikut tubing barengan komunitas River Tubing Pusur. Kami berkesempatan mengobrol sesudahnya. Ini adalah awal-awal persiapan pembukaan WKP.


29 Okt 2016. Setelah nyobain tubing RTP.

11 Nov 16. Rapat desa wisata Desa Polan - nyicip yogurt kelor.